Dunia anak-anak adalah dunia yang sangat menyenangkan. Apa yang dilihat, didengar, dicium, diraba, dan dirasa merupakan sesuatu yang baru dan menyenangkan. Semuanya dilihat dari mata anak-anak sangatlah menyenangkan. Ban bekas yang tergolek di tanah bisa menjadi permainan yang sangat menyenangkan. Digelindingkan kesana-kemari, dikejar dengan hati penuh ceria. Botol plastik bekas minuman bisa menjadi roket yang perkasa di tangan seorang anak, dengan gemuruh suara mesin dari mulutnya roket terbang ke angkasa tanpa batas. Dunia ini dijalani, dijelajahi dengan pikirannya yang terbuka untuk menemukan dan menerima hal-hal baru.
Kita orang dewasa, bisa menjadi pengganggu atau pembantu bagi anak-anak untuk mengalami sendiri dunia ini. Tentu pilihan pertama tidak akan kita harapkan, pilihan kedua adalah hal yang terbaik yang bisa kita lakukan. Bagaimana cara kita membantu anak-anak menemukan dunianya? Kadang-kadang lingkungan yang ada di sekitarnya terbatas. Orang dewasa yang berada di dekatnya tidak mau tahu kebutuhan dan keinginan mereka. Sekolah memberikan tugas, tugas dan tugas. Anak harus belajar ini belajar itu. Belajar adalah mencatat dan mengerjakan tugas.
Ada satu cara yang bisa dilakukan orang dewasa yang peduli terhadap perkembangan jiwa, perkembangan kecerdasan anak. Cara yang murah dan menyenangkan. Anak-anak suka mendengarkan cerita. Mungkin ada di antara kita yang ketika kecil dahulu beruntung mendapatkan ayah atau ibu yang gemar bercerita. Cerita tentang kehidupan, cerita tentang kehormatan, cerita tentang kejujuran, cerita tentang persahabatan. Cerita-cerita itu membentuk kepribadian kita membentuk karakter kita.
Berkelana dalam pikiran, takjub.
Saat ini, jika kita tidak bisa bercerita sendiri banyak buku telah ditulis untuk anak-anak. Buku-buku yang sesuai dengan perkembangan jiwa mereka. Buku-buku tentang dunia yang penuh warna-warni, dunia yang penuh suara tawa dan kegembiraan, dunia dengan masalahnya yang membuat orang menjadi kuat secara fisik dan jiwa. Kita bisa membuka jendela dunia kepada anak-anak, mewariskan kebijaksanaan, memberikan sarana berpikir, memberikan kesempatan mengalami konflik pemikiran dengan cara yang aman.
Mendengarkan cerita yang dibacakan merupakan hal yang sangat baik bagi anak-anak. Mereka bisa mengenal berbagai macam karakter, melalui intonasi bacaan, kata-kata yang yang berada di dalam konteksnya membuat mereka belajar bahasa dengan lebih cepat. Kosa kata akan berkembang seiring dengan banyaknya bacaan yang didengar dan disimak. Gambar-gambar yang sederhana, mudah dicerna, beragam warna akan membawa anak-anak ke alam pemikiran yang sangat kaya. Alur cerita yang berlainan membantu mereka mengamati kehidupan mereka sendiri, bagaimana mereka harus bersikap serta berhubungan dengan sesama.
Bacaan bermutu perlu dipilihkan orang dewasa untuk anak-anak yang akan diharapkan tumbuh menjadi generasi yang lebih tanggap, lebih bertanggung jawab, lebih peduli serta lebih cerdas dalam mencarikan solusi yang lebih ramah terhadap kemanusiaan dari generasi sebelumnya.
Pilihan ada pada orang dewasa, apakah kita akan menjadi pengganggu anak-anak itu menjalani dunianya atau menjadi pembantu mereka mengenali dunia ini dengan membuka jendela dunia bagi mereka melalui buku.
Depok, 21 Maret 2011
S Agung Wibowo

